Kamis, 31 Juli 2014

Waroeng Kreasi (Aneka Tas Etnik)

Selain kreasi aneka bunga akrilik, di INC@ COC punya koleksi aneka tas etnik klasik maupun modern...... Yuk....... Koleksi tas - tas made in INC@ COC. Dijamin, nggak ada duanya ^_^


ANEKA TAS ETNIK
(KLASIK & MODERN)

Kode : TE-01
Tas Bunga Tiara Etnik
Sold IDR 100.000
Kode : TE-02
Tas Etnik Borneo 1
Sold IDR 100.000
Kode : TE-03
Tas Etnik Borneo 2
Sold IDR 100.000
Kode : TE-04
Tas Floral Etnik
Sold IDR 100.000
Nantikan Produk kami lanjutnya yach.....
Siapa Cepat dia yang dapat
POKOKNYA NGGAK ADA DUANYA DEH......... DIJAMIN

Kunjungi............................ WAROENG LAINNYA ^_^ :

  1. Waroeng Kreasi Bunga Hias

Jika ada yang berminat :
  1. Pengen tas dengan model yang sama namun warna atau dasar tas yang berbeda
  2. Pengen tas dengan design sendiri.
Segera hub / sms ke 085247542433

Kami siap melayani anda

Rabu, 23 Juli 2014

Waroeng Kreasi (Bunga Hias Akrilik)

Selamat Datang
Di
Waroeng Kreasi......

Di sini dijual karya kreatifitas dari Bahan akrilik
berupa bunga - bunga hias
Selamat berbelanja (^_^)

Selasa, 22 Juli 2014

Tutorial (Akrilik - Bunga Bougenvile)

2 (dua) post sudah terbit membahas tentang karya bunga akrilik - bunga bougenvile di :
  1. karyaku (acrilic floral - bunga bougenvile)
  2. karyaku (acrilic floral - bougenville kreasi mini)
Banyak yang bertanya, bagaimana cara buatnya. Susah yach ?. Cantik loh...... Bagi - bagi donk tutorialnya ?.

Pertanyaan ini yang acapkali menyambut saya, tidak di sekitar rumah, di sekitar lokasi kerja juga. Bahkan ada salah seorang yang jarak rumahnya cukup jauh, datang malam hari dan pulang agak larut hanya untuk belajar langsung dengan saya. Saya kagum dengan ibu ini. Dan 2 (dua) malam berturut - turut belajar. Alhamdulillah, si ibu puas dengan panduan yang saya berikan dan 3 model bunga akrilik telah ia kuasai dan sekarang membiasakan si ibu untuk berkreasi.

Untuk menjawab rasa penasaran dari ibu - ibu yang pengen belajar juga. Saya persembahkan ilmu yang jauh dari sempurna ini dengan tujuan untuk berbagi dan berkarya bersama. Semoga postingan ini berguna untuk pembaca blog ini dan menjadi sarana berkreasi dan saling bertukar kreasi.

Dimulai.......
Bunga Hias dari Akrilik - Bunga Bougenvile

Tahap Persiapan

Bahan
Akrilik Dove - Keripik sedang warna kuning
(Bisa memilih warna lain sesuai selera)
Untuk jenisnya ada yang dove, ada yang bening dan adanya yang metalik
Akrilik - Daun sedang warna hijau muda
(Bisa memilih bentuk daun lain asal berukuran sedang)
Akrilik - Sakura warna merah
(Untuk pemilihan warna disesuaikan dengan warna kelopak / keripik sedangnya)
Pilihlah warna yang lebih tua dari warna kelopak

Kawat lilit warna hijau
(pemilihan warna kawat agar terlihat tampak natural pada batang atau tangkai bunga)
Kawat lilit dipotong sesuai dengan kebutuhan
Penambahan bahan yaitu kawat untuk tangkai bunga. Biasanya kawat khusus bunga tersedia di toko penjual bahan - bahan membuat bunga. Namun terkadang di beberapa daerah kecil masih belum tersedia kawat khusus bunga. Kali ini saya menganjurkan untuk menggunakan kawat tembaga. Kawat tembaga ini di beli di toko - toko elektronik dengan sistem timbang (satuan ons). Di daerah saya kabupaten berau, harga kawat tembaga berkisar IDR 17.000 - 20.000

Peralatan
  1. Gunting
  2. Tang jepit
  3. Tang pemotong
Tahap Pembuatan

Ambil kawat lilit yang sudah dipotong dengan sakura. Masukkan sakura pada kawat lilit dan tempatkan di posisi tengah kawat.


Lilit bawah bunga sakura dengan kawat lilit, dengan cara : 
Tangan kiri memegang bawah sakura dan tangan kanan memegang tas sakura. Putar sakura perlahan dengan menggunakan tangan kanan searah dengan jarum jam. Secara otomatis tangan kiri yang berada di bawah sakura, perlahan terasa kawat lilit berputar dan menyatu.


Ambil salah satu kawat lilit, dan arahkan ke atas.


Ambil keripik sedang 1 dan masukkan pada kawat lilit yang berada di atas. Posisikan rapat dengan sakura yang telah di lilit sebelumnya.


Setelah keripik sedang 1 rapat dengan sakura. Kawat lilit pada keripik sedang 1 rapatkan pada ujung kawat lilit (tepat di bawak keripik sedang 1). Posisi tangan kiri berada di bawah keripik sedang 1 dan tangan kanan memegang sakura + keripik sedang 1 bagian atas. Putar searah jarum jam dan pastikan keripik sedang 1 pada bagian bawahnya, kawat lilit menyatu dan menungunci keripik sedang 1


Ambil salah satu kawat lilit. arahkan ke atas. Pemilihan kawat ini sebaiknya memilih kawat yang lebih panjang dari kawat lainnya.


Ambil keripik sedang 2. Masukkan pada kawat lilit yang mengarah ke atas. Rapatkan pada sakura dan keripik sedang 1. Lilit kawat keripik sedang 2 pada bawah keripik sedang 1 dan keripik sedang 2. Lilitan hingga bawah keripik. Untuk lilitan kedua ini tujuannya agar keripik sedang 2 tidak mudah bergeser. sehingga perlu dilakukan lilitan pada bawah keripik. Apabila sudah dipastikan tidak mudah bergeser, maka dapat melangkah pada tahap selanjutnya. Namun apabila masih bergeser. ulangi langkah ini hingga mendapatkan posisi keripik yang tidak mudah bergeser.





Ambil salah satu kawat lilit. arahkan ke atas (ambil kawat yang lebih panjang dari lainnya)


Rapatkan keripik sedang 3 dengan keripik sedang 1 dan 2. Atur keripik agar membentuk bunga.

Lilitkan kawat keripik sedang 3 pada bawah keripik sedang 1, 2, 3. Lilit dengan perlahan agar ketiga keripik tidak bergerak. melakukan teknik lilit sebaiknya dari awal hingga akhir pada arah yang sama. Pada tutorial ini searah dengan jarum jam



Lihata hasil lilitan ketiga keripik sedang sebagai kelopak bunga dan sakura sepagai putik bunga.



Tahap membuat bunga sudah selesai. Sekarang kita akan menambahkan daun setiap bunga yang kita buat. caranya :

Ambil salah satu kawat lilit (kawat yang lebih panjang dari yang lainnya). Arahkan ke atas. Ambil daun yang telah kita siapkan 1 buah. masukkan pada kawat lilit yang mengarah ke atas. Posisikan daun tidak rapat dengan kawat lilit lainnya. Beri jarak agar daun terkesan mempunya ranting kecil.



Putar daun searah jarum jam hingga kawat melilit dengan perlahan. Pastikan lilita kawat hingga ujung ranting daun yang hendak kita buat.


Proses pemberian daun telah selesai dan selanjutnya. Kunci bawah ranting dengan menyatukan  kedua kawat lilit dan putar searah jarum jam hingga secukupnya.



Lakukan langkah awal hingga langkah ini untuk membuat bunga bougenvile lainnya.
Selanjutnya kita akan merangkai tiap bunga bougenvile ini menjadi rangkaian bunga caranya :

Siapkan kawat tangkai bunga atau kawat tembaga sesuai dengan panjang yang diinginkan. Panjang kawat diperhatikan dan disesuaikan dengan vas bunga yang akan kita taruh rangkaian bunga bougenvile ini. Apabila vas bunga sedang dan tinggi. Pastikan panjang tangkai / kawat 2 x lipat dari tinggi vas bunga. Apabila vas sedang namun lebar sebaiknya membentuk rangkai bunga seperti bonsai. Untuk tutorial ini saya khususnya vas bunga sedang dan tinggi.

Buat lop pada ujung kawat dengan menggunakan tang jepit


Ambil salah satu bunga bougenvile. Masukkan ujung kawat lilit bunga bougenvile salah satunya pada lubang lop pada kawat tembaga. Ujung kawat lilit yang tersisa lilitkan pada kawat tembaga.


Selanjutnya, ambil kawat lilit roll. Letakkan ujung kawat lilit, tepat diantara samping lubang lop kawat tembaga. Tarik ke bawah hingga jarak 1,5 cm. Lilit ke bawah kawat lilit tersebut. Sedangkan kawat lilit bagian atas mulai dililitkan searah jarum jam menutupi perlahan kawat tembaga agat tidak terlihat.





Beri jarak lilitan kawat. Ambil bunga bougenvile lainnya letakkan pada kawat tembaga dan lilit bersamaan dengan melilit kawat tembaga. Lakukan berulang dengan memposisikan bunga selang - seling agar tampak indah setiap sudut di pandang.





Jumlah bunga sesuai selera ibu - ibu. Semakin banyak bunga semakin tampak cantik. Setelah semua bunga dililit. Lanjutkan lilitan kawat lilit pada kawat tembaga hingga ujung bawah kawat tembaga yang kita jadikan tangkai.

Nah.......... Tutorial membuat bunga bougenvile akrilik akhirnya selesai. Dan selamat mencoba.

Akrilik bunga bougenvile kuning
Sekian dan semoga bermanfaat.

Salam
Suzan

Senin, 21 Juli 2014

Karyaku (Acrilic Floral - Bunga Bougenvile kreasi mini)

Pada postingan sebelumnya karyaku (acrilic floral - bougenville), dengan kreasi dan keinginan pemesan. Bunga bougenvile kreasi mini yang di hias pada gelas hias yang cantik, manis sebagai hiasan bufet kaca. Nuansa pilihan ungu dan pink berpadu manis dengan taburan manik pasir aneka warna soft menjadi hiasan dalam gelas mini.

Untuk kali ini menjadi inspirasi para ibu rumah tangga, dapat memanfaatkan gelas hias baik polos / bening maupun yang bermotif menjadi vas bunga yang manis. Untuk bunga tinggal menyesuaikan vas yang ada. Yuk.... intip kreasi ini, semoga bisa menjadi inspirasi ibu - ibu lainnya.

Kreasi bunga bougenvile pada gelas hias mini
Dari kreasi ini, ibu - ibu dapat menggunakan gelas hias yang ada ^_^. Yuk berkreasi.....

Minggu, 20 Juli 2014

Karyaku (Acrilic Floral - Bunga aster pink)

Cerita tentang bunga hias. Untuk satu ini bukan bunga hias karena pesanan. Tapi karena keinginan sendiri untuk menghias meja di rumah. Dengan membuat 15 tangkai bunga dan dirangkai dalam vas bunga akrilik yang cukup modis. 5 hari bunga ini selesai dengan sedikit kaku. Mengapa kaku ?. Bisa dilihat sebagai pemula kreasi bunga akrilik saya harus belajar lagi untuk aneka bunga dan trik merangkai bunga agar tampak perfect di segala sudut pandang. Tapi.... tak disangka, mami..... sangat suka dengan bunga ini (hehehehehehehe.......) dan ditetapkan bunga ini sebagai bunga hias dari ruang keluarga ^_^

Bunga aster pink
15 tangkai bunga dengan vas bunga modis bertekstur pita
Bunga aster pink
Semangat untuk belajar lagi ^_^

Congratulation ^_^

Karyaku (Acrilic Floral - Bunga Aster Ungu)

Orderan kedua akhirnya datang juga. Bunga aster warna ungu dengan kreasi design yang menarik pada vas keramik klasik. Pesanan dari tetangga juga ^_^. Fans warna ungu menjadi tren. Untuk pesanan kedua ini penyelesaian dalam waktu 2 hari. Hehehehehe..... seharusnya hanya 1 hari, karena masih membuat untuk di rumah juga (bunga aster pink) akhrinya dapat selesai dengan waktu 2 hari.......... Untuk pesanan ini sangat sederhana, disesuaikan dengan budget pemesan. Dengan IDR 50.000 akhirnya kreasi bunga aster ungu selesai.

Bunga aster ungu dengan aksen asesoris pita warna ungu senada
yang menghiasi vas keramik klasik
Kelopak bunga aster dari rangkaian daun warna ungu
Hiasan mote ungu warna senada menghias tengah bunga aster ungu
yang menjadi daya tarik bunga ini
^_^ akhirnya bunga aster ungupun terangkai dengan anggunnya.

Congratulation ^_^

Karyaku (Acrilic Floral - Bunga sepatu)

Menjelang bulan Ramadhan. Aktifitaspun semakin meningkat. Tidak hanya kreatifitas saya di dunia tas. Kini kreatifitas saya di dunia bunga akrilik menjadi tren di bulan ramadhan ini. Mengapa demikian ?. Dimulai dari karya bunga bougenvile akhirnya berlanjut dengan pesanan bungan sepatu oleh salah satu tetangga yang tertarik dengan hasil kerajinan tangan akrilik yang saya lakoni. 12 tangkai dengan 24 bunga sepatu menjadi awal pesanan bunga akrilik. Dengan penyelesaian sebelum lebaran, tepatnya hanya 1 minggu saya mengerjakan. Akhirnya bunga akrilik itu dapat dinikmati dan sangat - sangat memuaskan saya sebagai pengrajin. Perfect. itu yang menggema di benak saya.

Penasaran...... dengan gema saya. Buktikan..... !!!!!

Rangkaian bunga sepatu modifikasi
12 tangkai dengan 24 bunga dirangkai dengan indahnya.
Dengan karya yang saya buat ini. Menjadi awal karya saya selanjutnya. Dengan senyum cerah IDR 350.000 menjadi nilai dari rangkaian bunga ini ^_^

Congratulation ^_^

Rabu, 02 Juli 2014

Karyaku (Tas Floral Etnik 1)

Alhamdulillah, akhirnya pesanan tas etnik karya saya yang ke empat telah selesai tanggal 27 Juni 2014 sekitar pukul 15.00 Wita (Indonesia). Kali ini saya mencoba untuk membuat tas bergaya feminim namun tetap etnik. Pesanan khusus dari seorang sahabat saya di tempat kerja. Berikut design awal yang saya buat.


Design awal
Design ini saya buat tanggal 04 Juni 2014. Gambaran sederhana yaitu :

  1. Bentuk bawah tas tampak oval
  2. Panjang tali tas hingga pinggul
Dua item di atas adalah permintaan dari pemesan. Dan saya menambahkan nilai etnik dan feminimnya berupa :
  1. Pita besar berada tepat di tengah tas
  2. Penggunaan ring pada sambungan tali
  3. tali tas menggunakan kain yang sama dengan badan tas
  4. Penambahan teknik payet untuk lebih menonjolkan motif pada kain
Karena design telah jadi, selanjutnya saya hunting bahan - bahan pembuatan tas tersebut. Untuk di daerah saya khususnya harga kain cukup tinggi. Sehingga hampir setiap kali pembuatan tas, nilai rupiah yang harus dikeluarkan mencapai IDR 100.000 hingga IDR 150.000. Berikut rincian pengeluaran untuk bahan pembuatan tas ini.
  • Kain katun 1 meter (bahan tas) IDR 35.000
  • Kain Satin 0,5 meter (Bahan pita) IDR 17.500
  • Kain lapisan I 1 meter (bahan tas) IDR 25.000
  • Kain furing 1 meter IDR 12.000
  • Ring 2 buah IDR 5.000
  • Benang 5 pcs IDR 10.000 (benang jahit + obras)
  • Resleting jepang panjang 45 cm IDR 8.000
  • Payet padi + manik IDR 5.000
  • Batu payet IDR 20.000
  • Kain perekat 1 meter IDR 5.000
  • Busa Angin 1 meter IDR 3.000
Jadi total belanja IDR 145.500 (khusus daerah Tanjung Redeb, Berau, KalTim)

Angka pembelian ini menjadi problem saat saya mendesign sesuatu. Apabila terjadi pemesan meminta design namun harga minim sehingga mau tidak mau saya harus benar - benar memilih bahan yang berimbang. Tak jarang hal ini terjadi namun konsep kepuasan harus tetap saya terapkan.

Tak khayal, dengan angka pembelian bahan sejumlah di atas, harga pasaran 1 produk akan mencapai harga IDR 200.000. Angka ini cukup menjadi sorotan di kalangan masyarakat daerah kota tempat saya tinggal. Masyarakat menengah ke bawah.

Dengan berangkat keberanian dan keyakinan akan design yang saya miliki serta keyakinan keunikan karya saya. Akhirnya saya menerima pesanan sesuai konsep awal. Tepat tanggal 8 Juni 2014 proses pembuatan dimulai. Karena pembuatan tas Floral Etnik 1 ini mengambil kurang lebih 2 - 3 jam saya. Alhasil tanggal 27 Juni 2014 tas ini selesai dan siap untuk diserahkan ke pemesan.

Berikut hasil karya saya yang saya beri nama "Tas Floral Etnik 1", mengapa ada angka 1 di akhir nama itu. Sederhana, artinya design ini tidak hanya ini. Design dapat diterapkan pada permintaan selanjutnya atau pembuatan tas floral selanjutnya. Sebagai ciri khas yang saya angkat pada karya saya ke empat ini yaitu :
  1. Asesoris pita dari kain dengan ukuran besar dan terdapat payet batuan
  2. Payet etnik yang diterapkan pada badan tas dengan tujuan penonjolan motif kain selain itu menambah nilai glamour saat tas ini dikenakan pada malam hari
Penasaran dengan hasil karyanya........ Silahkan........ menyimak dengan harapan saran dan kritikan membangunnya serta informasi bermanfaat bagi saya khususnya pasaran kain serta bahan - bahan agar mendapatkan harga miring hehehehehehehehe........... ^_^

Tas "Floral Etnik 1"
Tas "Floral Etnik 1"
Tas "Floral Etnik 1"
Dari design awal hingga karya jadi, bisa di lihat perbedaan pada pita tas. Pada design awal terdapat juntaian pita pada tengah namun pada hasil karya tidak tampak dan hanya terlihat payet bebatuan. Mengapa demikian ?

Awalnya ingin membuat pita tersebut dengan membentuk tengahnya menggunakan kain penyekat dan memberi hiasan juntai tambahan. Saat proses pembuatan pita, akhirnya muncul ide untuk memayet dengan batuan warna senada tas agar tampak kesan etnik dengan padanan payet padi pada motif kain yang mengesankan glamour.

Bagi rekan - rekan yang berminat untuk membuat tas serupa. Silahkan kirimkan alamat email anda pada komentar di bawah post ini. InsyaAllah saya akan mengirimkan e-book tutorialnya pada awal agustus 2014 (e-book proses pembuatan............ sabar yach).

Salam
INC@ COC
Luvy Bags