Minggu, 30 Agustus 2015

CB - FOTOGRAFI

Kumpulan buku tentang pembelajaran fotografi
Kode : "INC@.Foto.xx..."
Tampilan : Awal - Buku / postingan baru

30 Agustus 2015

01
02

CB - FASHION

Kumpulan buku - buku tentang dunia jahit menjahit pakaian / fashion.
Kode : "INC@.Fash.xx..."
Tampilan : Awal - buku / postingan baru

30 Agustus 2015

01
02
03
04
05
06

CB - BAHASA

Kumpulan buku - buku bahasa indonesia maupun bahasa asing termasuk kamus pendukung.
Kode : "INC@.Lang.xx..."
Tampilan : Awal - buku / postingan baru

30 Agustus 2015

01
02
03
04
05
06
07

CB - AGAMA

Kumpulan buku - buku tentang agama - kode "INC@.Rel.xx..."
Tampilan : Awal - buku baru / postingan terbaru.

30 Agustus 2015
01
02

Sabtu, 29 Agustus 2015

Berau Berselimut Kabut Asap

Kurang lebih 1 minggu, Berau kota sanggam berselimut kabut asap. Suara sirine pemadam seringkali terdengar. Namun beberapa hari ini tak terdengar namun kabut semakin merajalela.

Malam ini, bulan pun tak seindah biasanya. Tampak kemerahan yang sesaat tertutupi awan.
Saya yang berada di kota Tanjung Redeb hanya merasakan dampak kabut asap. Di pagi hari, kabut menyelimuti kota, siang hingga sore mentari memancarkan warna jingga kemerahan yang menyakitkan mata memandang sekitar, belum lagi asap yang menyengat hidung dan membuat mata perih. Abu hasil pembakaran acap kali jatuh hingga kota.

Bagaimana dengan saudara - saudara saya di desa yang rumahnya di kelilingi oleh hutan ?.
Mereka lebih gelisah di bandingkan saya.
Tiap tahun fenomena ini terjadi. Bahkan tahun ini lebih parah dari tahun - tahun sebelumnya. 
Mengapa ?

Berau yang memiliki banyak sungai, yang pastinya memiliki banyak tampungan air. Kenapa, saat kebakaran lahan sulit untuk dipadamkan. Apa tidak ada unit pemadam serta perangkat lainnya ?

Banyak pertanyaan yang terhubung dengan fenomena ini namun pertanyaan sederhana. Mengapa tiap tahun semakin parah kebakaran hutan terjadi ?. Saya tidak ingin mendakwa siapapun karena dalam kondisi seperti ini bukan saatnya untuk mencari siapa yang benar dan siapa yang salah. Waktu sekarang adalah waktunya warga kabupaten berau siaga 1. Bukan saat terjadi, seharusnya sebelum terjadi sudah diantisipasi.

OK... sekarang sudah terjadi. Terus bagaimana ? Apa didiamkan saja ?
Pemerintah kabupaten berau memiliki perangkat pemadam kebakaran bahkan unit / bagian penanggulangan bencana alam. Mereka difasilitasi unit - unit penanggulangan kebakaran. Apakah mereka hanya difungsikan untuk penanggulangan kebakaran di sektor kota saja ?. Bagaimana dengan fenomena kebakaran lahan alami ini dikarenakan kemarau panjang ?
Seharusnya, mereka turut andil dalam pasukan barisan depan.
Terus yang lain ngapain ?
Ya... barisan belakang, jangan diam dan menonton saja.

Saat ini bukan hanya sekedar batasan pekerjaan yang dituntut namun nilai moral dan kemanusiaan yang diharapkan ditambah rencana yang matang.

Kekurangan dalam suatu perangkat pastilah ada namun jangan dijadikan hal itu sebagai penghalang dalam melaksanakan tugas mulia ini.
Berbagi saran dan pendapat adalah hal terbaik sebagai alternatif hari ini dan esok.
Berangkat dari pengalaman dan pengamatan fenomena tahunan, saya memberi alternatif yang mungkin dapat dilaksanakan.
Apa yang dimiliki Berau ?
  • Berau yang kaya dengan sumber daya alam tidak dapat diperbaharui seperti batubara menjadikan kota ini penuh oleh perusahan tambang batubara. Perusahaan ini pastilah memiliki perangkat atau department yang biasa disebut HSE (Health, Safety and Environment). Divisi Safety biasanya membawahi perangkat yang namanya "Emergency Reponder" salah satunya adalah Fire Rescue. Otomatis mereka memiliki fasilitas pemadam serta pengetahuan dalam pemadaman kebakaran.
  • Berau yang memiliki 2 sungai besar yaitu sungai kelay dan sungai segah yang secara letak mengapit kabupaten berau. Sungai - sungai ini memiliki anakan sungai yang biasa melintasi beberapa kampung. Yang secara akal, sumber pemadaman api mudah di dapat.
Apa yang tidak dimiliki Berau ?
  • Berdasarkan pengalaman saat terjadi kebakaran di kota Tanjung Redeb. Seluruh unit pemadam Kabupaten Berau beserta beberapa unit bantuan dari perusahaan datang untuk melakukan pemadaman. Pemadaman berlangsung agak lamban dikarenakan di kota Tanjung Redeb hanya memiliki 1 outlet pengisian tangki pemadam yang bertempat di HO PT. Berau Coal. Jadi, Berau kekurangan sarana / tempat untuk pengisian tangki pemadam.
  • Saat terjadi kebakaran, tak jarang pemadam kebakaran seperti polisi di film India (datang belakangan). Bukan karena pemadam lambat namun warga Berau kurang respon dalam informasi kebakaran. Ditambah lagi, saat kebakaran banyak warga datang bukan untuk menolong malah untuk foto - foto yang hasilnya menghambat pemadam dalam memadamkan kebakaran.
  • Saat kemarau, masih saja ada warga yang senangnya bersih - bersih pekarangan rumah disambil acara bakar - bakaran sampah.
  • Unit pemadam Kabupaten Berau sih ada, namun saat kebakaran dalam jumlah besar seringkali kewalahan harus bolak - balik outlet dikarenakan unit pemadam kebakaran masih berukuran kecil.
Dari kelebihan dan kekurangan Berau di atas, apakah ada alternatif yang bisa disimpulkan.
  1. Pemerintah kabupaten Berau yang secara tanggung jawabnya di bawah oleh Dinas Pemadam Kebakaran wajib merangkul seluruh perusahaan sekitar yang memiliki fasilitas pemadam kebakaran. Jadikan perusahaan sebagai mitra dalam penanggulangan kebakaran. Rencanakan secara blocking area pemadaman yang dikoordinir langsung oleh Pemerintah Kabupaten Berau. Kegiatan ini diwajibkan bagi perusahaan yang berada di wilayah Kabupaten Berau.
  2. Buat beberapa outlet di sekitar luar kota Tanjung Redeb sebagai outlet pengisian tangki pemadam kebakaran. Contoh di sepanjang jalur menuju arah labanan, berbaris beberapa perusahaan tambang yang kegiatannya dekat dengan akses jalan lintas Berau - Samarinda. Kenapa tidak, perusahaan ambil andil dalam hal ini. Membuat outlet pengisian tangki pemadam kebakaran yang bersifat permanen. Darimana air di dapat. Dari area tambang yang mine out, yang dari segi kelola merupakan area yang ditinggalkan dan akan diperuntukkan sebagai area tampungan air hujan. Sebagai catatan, air di area mine out adalah air yang dikelola secara baik dan berdasarkan BML hingga area ini diserahkan kembali ke pemerintah (Progress ke depan pasca tambang).
  3. Lanjutan point 2, untuk penanggulangan sekarang, fungsikan outlet perusahaan terdekat dari lokasi kebakaran. 75% Perusahaan memiliki outlet pengisian tangki penyiraman yang bersumber dari air sungai.
  4. Gencar donk untuk memasyarakatkan budaya bebas asap. Seperti gerakan menimbun sampah organik dan mendaur ulang sampah non organik.
  5. Mungkin untuk 1 ini sulit untuk dilarang yaitu membakar lahan untuk kegiatan ladang. Untuk hal ini cukup di awasi secara bijak, warga yang hendak berladang diberikan pengetahuan dalam pengendalian kebakaran yang berlebih saat kegiatan pembukaan ladang.
  6. Jangan segan untuk mensosialisasikan nomor darurat sekitar apabila terjadi kebakaran. Ya.... jika point 1 sudah terlaksana baik sistem dan koordinasinya, tidak perlu daerah labanan menghubungi pemadam kota. Cukup Team Fire Rescue perusahaan gabungan yang telah ditunjuk pemerintah untuk melaksanakannya.
  7. Pemerintah Kabupaten Berau, setiap tahunnya wajib recheck peralatan pemadam khususnya fasilitas tangki pemadam seharusnya ada yang berkapasitas besar untuk penanggulangan kebakaran dalam jumlah banyak.
  8. Pemerintah Kabupaten Berau, wajib refresh Team Fire Rescue gabungan setiap tahunnya. Jangan ada kebakaran baru deh latihan.
Sekarang apa yang harus kita lakukan sebagai warga Berau :
  • Kurangi aktivitas di luaran
  • Gunakan masker bila bepergian dan lebih banyak di luar ruangan
  • Jangan enggan menyalakan lampu kendaraan saat bepergian.
  • Jangan membakar sampah saat bersih - bersih pekarang rumah atau sekitar rumah, cukup dipilah. Organik dapat ditimbun. Non organik dapat didaur ulang atau dibawa ke TPS
  • Yuk catat nomor darurat. Simpan di handphone kita masing - masing. Bahkan jika perlu kita hafal dengan nomor darurat seperti kita hafal nomor kekasih, cek pulsa, paket telpon / sms.
  • Yang sederhana, jangan enggan mengingatkan teman, keluarga, tetangga kita tentang hal di atas. Karena menyerukan hal ini merupakan suatu tindakan kebaikan untuk saling mengingatkan.
Jadikan semuanya adalah kebiasaan yang baik. Saling menjaga itu lebih baik daripada saling menuding dan menunjuk siapa yang salah. Jika hal ini berjalan dengan baik dan tingkat kepedulian warga juga pemerintah kabupaten Berau meningkat. Saya yakin, tidak ada lagi malam yang kita lewati dengan bulan kemerahan seperti malam ini.
Bulan Kemerahan di Langit Berau
Salam sayang dan banggaku untuk Berau kota Sanggam.
Seindah semboyanmu maka indahkah hati kami untuk menjagamu.
Amin.

Jumat, 28 Agustus 2015

Ikon Musik

Berangkat dari rasa jenuh dan bosan sementara mata tetap terbuka hingga pukul 22.00 wita. Ingin membaca namun tak satupun buku yang menarik perhatian. Hampir seluruh rak buku di perpustakaan mini dijejali dengan jari - jemari. Entah mencari apa ?. Di penghujung rasa bosan akhirnya saya coba dengan membuka buku lama "Membuat Desain Profesional Dengan Adobe Illustrator" karya Edi Suhendi dan Ginanjar Rizki Perdana.

Inilah tumpahan rasa bosan dan jenuh saya malam ini.

Ikon Musik
Apa ada sesuatu yang menarik selama mengikuti tutorial buku ini :
  1. Pada saat pemilihan warna untuk membuat gradient. Kode warna pada "watches" berbeda. Pada buku kode warna menggunakan kode "K" sedangkan pada komputer saya menggunakan kode "R - G - B". Untungnya posisi warna pada buku sama sehingga saya membuatnya dengan menghitung urutan warna
  2. Yang sangat menarik adalah... Buku ini sangat bersahabat (Mudah untuk dipraktekkan).
Penasaran dengan bukunya. Jika ada kesempatan, akan saya posting foto buku ini di laman Perpustakaan. Di tunggu ya...

Dan untuk malam ini, rasa bosan itu telah menjadi sesuatu yang indah.

Sweet Word
Tiada waktu yang tak berguna jika engkau tahu cara menggunakannya.


Salam hangat dari saya (^_^)
Luvy

Minggu, 23 Agustus 2015

Skets - Classic Zig Zag Bag for Girl

22 Agustus 2015

Wow.....

Lama tidak posting, waktu membuka blog ini mata melotot. Grafik postingan semakin meningkat tiap harinya. Kunjungan semakin banyak..... syukur saya panjatkan karena ilmu yang saya bagikan kini banyak yang berminat.

Jadi semangat lagi nih posting...... ^_^

Cerita postingan.....
Kali ini saya mencoba mengkoleksi skets atau gambar design saya.....
Tema ini tentang tas.....
Yah..... Jatuh cinta dengan tas baik untuk dipakai sendiri maupun untuk dijual (hihihihihi)
Jadi... Biar ngak lupa dan bisa jadi inspirasi crafter lain. Silahkan lihat - lihat yach.
Skets pada postingan ini merupakan skets terbaru sehingga yang sudah - sudah silahkan open postingan sebelumnya.

Ok... kita mulai dengan skets yang tengah saya kerjakan.


Skets - Classic zig zag bag for girl
Skets ini saya buat malam tanggal 22 Agustus 2015. Dikarenakan besok hari minggu dan nihil rencana, akhirnya saya memutuskan untuk membuat bag.
Dengan kombinasi warna merah muda dan coklat dengan memakai dua kain dengan jenis yang sama (hanya warna berbeda)
Pola zig zag dibuat dengan teknik patchwork sederhana
Dipermanis dengan sulam pita
Tas ini dibuat untuk gathering sehingga di design berupa selempang
Kata "Classic" menjadikan tas ini terkesan etnik. Dari mana yach ? kok bisa ?. Lihat designnya biasa - biasa saja ?
Untuk pertanyaan di atas, hasil akan menjawabnya. OKEY
Karena proses pengerjaan, maka upload hasil bisa ditunggu yach.....

29 Agustus 2015

Akhirnya kelar juga tahap finishing tas ini.....
Sesuai janji saya akan upload kembali melengkapi skets yang sudah terposting minggu lalu dengan hasil karya sederhana ini.

Classic Zig Zag Bag For Girl

Classic Zig Zag For Girl
Pada postingan minggu lalu sempat berpikir tentang pemberian nama "Classic". Kata "Classic" ini saya cantolkan karena pada rencana pembuatan saya menggunakan kain batik Kalimantan dengan 1 jenis kain, sama motif namun berbeda warna.

Nantikan skets dan karya saya lainnya di blog ini.

Salam kreatif
Luvy